Mungkin Anda tidak tinggal di kawasan elite seperti Deep Water Bay di Hong Kong. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menerapkan prinsip yang sama saat memilih rumah.
Cara memilih rumah menurut Imperial Feng Shui tidak bergantung pada harga properti. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kondisi landscape di sekitar rumah tersebut.
Karena itu, sebelum membeli rumah berikutnya atau mengevaluasi rumah yang sedang Anda tempati, ada beberapa hal sederhana yang sebaiknya mulai Anda perhatikan.
Jangan Langsung Jatuh Cinta
Banyak orang membeli rumah karena desainnya menarik atau lokasinya dekat dengan kantor. Tidak sedikit pula yang langsung mengambil keputusan hanya karena harga sedang turun atau ada promo dari pengembang.
Padahal, cara memilih rumah menurut Imperial Feng Shui dimulai dari melihat lingkungan di luar bangunan. Landscape yang baik akan tetap menjadi fondasi, sedangkan desain interior selalu bisa diubah di kemudian hari.
Itulah sebabnya para praktisi Imperial Feng Shui selalu mengamati kondisi lahan, arah jalan, hingga bentuk lingkungan sekitar sebelum masuk ke dalam rumah. Urutan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi justru sering diabaikan oleh banyak pembeli properti.
Mulailah dengan Lima Pertanyaan
Cara termudah menerapkan Imperial Feng Shui adalah dengan menjadikan lima prinsip yang sudah dibahas sebelumnya sebagai sebuah checklist. Dengan begitu, Anda memiliki panduan sebelum mengambil keputusan membeli rumah.
Coba tanyakan beberapa hal berikut saat melihat sebuah properti.
- Apakah bentuk lahannya persegi atau persegi panjang?
- Apakah jalan atau aliran air cenderung mengarah ke rumah?
- Apakah ada jalan melengkung yang memeluk rumah?
- Apakah bagian depan rumah terasa terbuka dan tidak terhalang?
- Apakah ada gunung atau bangunan tinggi yang mendukung landscape di sekitarnya?
Kelima pertanyaan sederhana ini dapat membantu Anda melihat sebuah rumah dari sudut pandang yang berbeda. Bukan hanya dari tampilannya, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang mengelilinginya.
Beberapa prinsip ini akan jauh lebih mudah dipahami melalui visual.
Karena itu saya juga menyertakan ilustrasi dan contoh lokasi pada video YouTube. Dengan melihat gambarnya secara langsung, Anda akan lebih mudah mengenali landscape yang baik ketika mengunjungi sebuah properti.
Rumah Mahal Belum Tentu Lebih Baik
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap harga mahal selalu identik dengan feng shui yang baik. Padahal, kedua hal tersebut belum tentu berjalan beriringan.
Dalam banyak kasus, sebuah rumah biasa dengan landscape yang baik bisa memiliki potensi yang lebih menarik dibanding rumah mewah yang berdiri di lokasi dengan konfigurasi lingkungan yang kurang mendukung. Itulah sebabnya Imperial Feng Shui selalu menempatkan landscape sebagai prioritas utama.
Prinsip yang sama juga berlaku di Indonesia. Baik Anda mencari rumah di Jakarta, Surabaya, Bandung, maupun kota lainnya, cara mengevaluasi landscape tetap menggunakan pendekatan yang sama.
Anda Tidak Harus Menjadi Li Ka-Shing
Rumah Li Ka-Shing memang menjadi salah satu studi kasus yang paling terkenal dalam Imperial Feng Shui. Namun, tujuan mempelajarinya bukan agar kita memiliki rumah yang sama, melainkan agar kita memahami cara berpikir di balik pemilihannya.
Saat Anda mengetahui apa yang harus diperhatikan sebelum membeli rumah, keputusan yang diambil akan menjadi lebih matang. Anda tidak hanya mempertimbangkan desain atau harga, tetapi juga kondisi lingkungan yang akan menemani keluarga dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, cara memilih rumah bukan tentang mencari properti yang paling mahal. Yang lebih penting adalah menemukan rumah dengan landscape yang memberikan fondasi terbaik sesuai prinsip Imperial Feng Shui.



