5 Prinsip Imperial Feng Shui Para Miliarder

Banyak orang menganggap rumah yang mahal pasti memiliki feng shui yang baik. Padahal, harga properti tidak selalu mencerminkan kualitas landscape yang ada di sekitarnya.

Dalam Imperial Feng Shui, rumah dinilai berdasarkan prinsip-prinsip yang sudah dipelajari selama ratusan tahun. Menariknya, rumah Li Ka-Shing menjadi salah satu contoh yang memenuhi kelima prinsip tersebut secara bersamaan.

Lalu, apa saja lima prinsip yang menjadi perhatian para master Imperial Feng Shui ketika mengevaluasi sebuah rumah?

Semuanya Dimulai dari Bentuk Tanah

Prinsip pertama disebut Four Points of Gold. Bentuk lahan yang ideal adalah persegi atau persegi panjang karena dianggap memiliki keseimbangan di setiap sektor rumah menurut konsep delapan trigram.

Sebaliknya, rumah yang berbentuk L, T, atau memiliki sudut yang hilang dipercaya kehilangan keseimbangan pada sektor tertentu. Dalam Imperial Feng Shui, setiap sektor mewakili aspek kehidupan dan anggota keluarga yang berbeda.

Karena itu, para keluarga bangsawan Tiongkok sejak dahulu lebih menyukai rumah dengan bentuk yang simetris. Bentuk sederhana justru dianggap memberikan fondasi yang lebih stabil dibanding desain yang terlalu rumit.

Agar lebih mudah membayangkannya, saya juga menampilkan ilustrasi bentuk lahan pada video YouTube.

Anda bisa menonton videonya sambil membaca artikel ini supaya lebih mudah memahami mengapa bentuk tanah menjadi prinsip pertama dalam Imperial Feng Shui.

Air Tidak Pernah Dianggap Biasa

Prinsip kedua adalah Incoming Water Flow. Dalam Imperial Feng Shui terdapat pepatah klasik yang mengatakan bahwa gunung mengatur manusia, sedangkan air mengatur kekayaan.

Karena itu, arah aliran air menjadi sangat penting. Air yang bergerak menuju rumah dipercaya membawa potensi kekayaan masuk, sedangkan air yang menjauh dari rumah melambangkan kekayaan yang lebih sulit dipertahankan.

Pada lingkungan perkotaan, konsep ini tidak hanya berlaku untuk sungai. Jalan raya, jalan tol, bahkan jalur transportasi utama juga dapat dianalogikan sebagai aliran air modern yang perlu dianalisis arahnya.

Lingkungan Harus Seolah Memeluk Rumah

Prinsip berikutnya dikenal sebagai Jade Belt. Konsep ini menggambarkan sungai atau jalan yang melengkung dan memeluk rumah dari sisi dalam lengkungannya, bukan dari sisi luar.

Menurut pengamatan para master selama berabad-abad, rumah yang berada di sisi dalam lengkungan memiliki kecenderungan lebih baik dalam mengumpulkan energi dibanding rumah yang berada di sisi luar. Karena itulah pola ini menjadi salah satu bentuk landscape yang paling dicari.

Prinsip ini masih relevan hingga sekarang. Di banyak kota besar, jalan yang melengkung sering kali dianalisis dengan pendekatan yang sama seperti sungai dalam Imperial Feng Shui.

Ruang Kosong Ternyata Sangat Berharga

Prinsip keempat disebut Bright Hall. Ini adalah ruang terbuka yang berada di depan rumah dan dipercaya menjadi tempat berkumpulnya energi sebelum memasuki bangunan.

Untuk rumah tapak, Bright Hall biasanya berupa halaman depan. Sementara pada apartemen, Bright Hall dapat berupa area pandang yang luas dari balkon atau jendela utama.

Semakin luas dan tidak terhalang area tersebut, semakin besar kapasitas energi yang dapat terkumpul. Itulah sebabnya banyak rumah dan apartemen premium memiliki pandangan yang terbuka ke depan.

Gunung Pun Punya Karakter

Prinsip terakhir adalah Metal Mountain. Dalam Imperial Feng Shui, bentuk gunung dibagi menjadi lima elemen, yaitu Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air. Masing-masing dipercaya membawa karakter energi yang berbeda.

Gunung dengan puncak membulat dikategorikan sebagai Metal Mountain dan dianggap sebagai bentuk yang paling dicari oleh banyak keluarga kaya. Pada rumah Li Ka-Shing, keberadaan dua Metal Mountain di sekitarnya menjadi salah satu alasan mengapa lokasi tersebut sering dijadikan studi kasus dalam Imperial Feng Shui.

Kelima prinsip inilah yang saling melengkapi. Bukan hanya satu faktor yang membuat sebuah rumah dianggap baik, tetapi bagaimana seluruh landscape bekerja sebagai satu kesatuan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *